Penyalahgunaan narkoba sudah menjadi masalah umum dan serius
yang dialami oleh setiap negara. Bahkan baru-baru ini artis sinetron
Roger Danuarta tertangkap pihak berwajib terkait kasus narkoba.
Saat ditemukan, Roger dalam keadaan tidak sadarkan diri dan ada sejumlah narkoba di dalam mobil
pribadinya, seperti ganja, putaw dan jenis narkoba lainnya. Padahal
bagi sebagian orang penyalahgunaan narkoba adalah suatu hal yang sangat
menakutkan, karena sebagian pengguna narkoba akan berujung pada
kematian. Ada begitu banyak jenis narkoba, tapi yang paling sering
digunakan pemakainya adalah heroin.
Heroin diproses dari morfin, suatu zat alami yang diekstrak dari biji
varietas tanaman tertentu. Heroin murni adalah bubuk putih dengan rasa
pahit namun memiliki sifat menghilangkan rasa nyeri. Dan jika zat ini digunakan dalam jangka waktu panjang, maka ada komplikasi medis yang mengintai.
Pada awalnya heroin dibuat untuk membantu menyembuhkan orang kecanduan
morfin. Setelah melintasi penghalang darah menuju otak, yang terjadi
adalah pengenalan obat ke dalam aliran darah. Heroin diubah menjadi
morfin yang meniru tindakan endorphin.
Dan jika pengguna berhenti mengonsumsi heroin, ia akan merasakan rasa sakit yang luar biasa, seperti rasa sulit tidur, nyeri otot dan tulang, insomnia,
diare dan muntah, keringat dingin, dan kejang kaki (menendang). Rasa
tersebut akan memuncak antara 48 sampai 72 jam setelah dosis pemakaian
terakhir dan biasanya mereda sekitar 1 minggu. Kondisi seperti itu
biasanya disebut dengan sakaw.
Apa dampak penyalahgunaan heroin? Baca di sini






0 comments:
Post a Comment