10 Pengobatan Flu ala Rumahan

Sadarkah Anda jika gejala flu dapat berasal dari demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, nyeri, dan menggigil?

Ganja Dan Bahayanya

Marijuana atau yang biasa dikenal dengan nama ganja beberapa tahun belakang sedang ramai diperbincangkan mengenai legalisasinya di beberapa negara

Tips Agar Asam Urat Cepat Sembuh

Pernahkah Anda mengalami sensasi sendi-sendi jari, siku dan lutut Anda serasa sangat sakit dan terbakar, terutama di malam hari? Jika Anda sering mengalaminya, kemungkinan Anda menderita asam urat (gout).

Radang Tenggorokan ? Sembuhkan Dengan Cara Alami

Radang tenggorokan adalah suatu keadaan dimana tenggorokan akan mengalami nyeri, luka atau iritasi yang akan mengakibatkan penderitanya sulit menelan.

Protecttor SMK NEGERI 10 Semarang

FOLLOWING ARE YOU HACKER SCREENING OPERATION PLAYBACK

Friday, February 28, 2014

10 Pengobatan Flu ala Rumahan


Sadarkah Anda jika gejala flu dapat berasal dari demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, nyeri, dan menggigil? Segalanya memang dapat diatasi dengan obat antivirus, namun bagaimanapun juga pengobatan sederhana buatan sendiri akan terasa lebih nikmat. Tak hanya itu pengobatan ‘pribadi’ ini pun telah terbukti dapat menghilangkan gejala flu yang Anda alami.    
 Menurut para ahli, berikut adalah 10 pengobatan flu yang dapat Anda praktekkan di rumah :
  • Minum
    Influenza dapat membuat Anda terserang dehidrasi, terutama jika Anda menderita demam disertai mual dan diare. Hal tersebut memastikan bahwa Anda membutuhkan asupan cairan yang lebih. Air putih, jus buah, soda dan makanan berelektrolit sangat dianjurkan untuk Anda konsumsi. Hindari minuman berkafein, karena kafein adalah diuretik, sedangkan teh herbal dan madu baik untuk penyembuhan sakit tenggorokan. Jangan pernah menyentuh alkohol sebagai jalan terakhir, karena alkohol akan membuat Anda mengantuk, dan flu tetap saja menetap.
     
  • Nikmatilah sup ayam
    Sejak dulu kala, dari generasi ke generasi, sup ayam telah dipercaya untuk menyembuhkan flu. Suatu penelitian yang dituangkan dalam jurnal Chest (2000) menjabarkan bahwa sup ayam dapat membantu meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas.
     
  • Dengarkan tubuh Anda ‘bicara’
    Jangan abaikan isyarat yang berasal dari tubuh Anda. Jangan mendesak tubuh untuk melakukan aktifitas yang sebenarnya tidak diinginkannya. Misalnya berolahraga disaat Anda memang perlu untuk menghabiskan waktu sepanjang hari di tempat tidur, dan sebaliknya. Isitrahat adalah cara terampuh untuk melawan infeksi. Perhatikan siklus tidur malam Anda, dan jangan memotongnya hingga membuat tubuh Anda tersiksa.
Selain hal-hal sederhana di atas, tahukah Anda bahwa minuman sederhana seperti Lemon dan Madu hangat dapat membantu pengobatan flu di rumah? Baca lebih lanjut disini.

Ganja dan Bahayanya



Marijuana atau yang biasa dikenal dengan nama ganja beberapa tahun belakang sedang ramai diperbincangkan mengenai legalisasinya di beberapa negara. Namun, tahukah Anda, banyak sekali efek negatif  jika kita menggunakan barang tersebut. Akan tetapi, tidak hanya bahayanya, pada beberapa kasus ganja juga bisa memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan jika dipergunakan sesuai dengan aturan dan dibawah pengawasan dokter.
 
Walau dapadigunakan untuk campuran masakan sebagai penyedap, seperti kita ketahui bersama, ganja dapat merusak dan memberikan efek bahaya bagi tubuh. Mengapa dikatakan bahaya, karena saat ini yang terjadi adalah banyaknya kasus penyalahgunaan ganja dan tidak sedikit dari mereka yang ketergantungan terhadap ganja. Adapun bahaya-bahaya ganja yakni seperti yang diuraikan di bawah ini.
 
Efek fisiologis penggunaan marijuana
 
Bahan aktif dalam ganja adalah THC kepanjangan dari delta 9-tetrahydrocannabinol. THC sangat cepat diserap oleh tubuh setelah seseorang menghisapnya seperti rokok dan dalam beberapa menit THC dan zat lain dalam asap ganja bisa menyebabkan beberapa efek pada tubuh jangka pendek. Beberapa tanda jika Anda menggunakan ganja adalah:
 
- Denyut jantung cepat
- Peningkatan tekanan darah
- Peningkatan laju pernafasan
- Mata merah
- Mulut kering
- Peningkatan nafsu makan 
- Melambatnya respon
- Euphoria
 
Beberapa gejala di atas dapat terjadi kurang dari tiga atau empat jam setelah penggunaan. 
 
Apa efek psikologis dari ganja? Lihat di sini

Heroin Membunuhmu



Penyalahgunaan narkoba sudah menjadi masalah umum dan serius yang dialami oleh setiap negara. Bahkan baru-baru ini artis sinetron Roger Danuarta tertangkap pihak berwajib terkait kasus narkoba.
 
Saat ditemukan, Roger dalam keadaan tidak sadarkan diri dan ada sejumlah narkoba di dalam mobil pribadinya, seperti ganja, putaw dan jenis narkoba lainnya. Padahal bagi sebagian orang penyalahgunaan narkoba adalah suatu hal yang sangat menakutkan, karena sebagian pengguna narkoba akan berujung pada kematian. Ada begitu banyak jenis narkoba, tapi yang paling sering digunakan pemakainya adalah heroin.
 
Heroin diproses dari morfin, suatu zat alami yang diekstrak dari biji varietas tanaman tertentu. Heroin murni adalah bubuk putih dengan rasa pahit namun memiliki sifat menghilangkan rasa nyeri. Dan jika zat ini digunakan dalam jangka waktu panjang, maka ada komplikasi medis yang mengintai.
 
Pada awalnya heroin dibuat untuk membantu menyembuhkan orang kecanduan morfin. Setelah melintasi penghalang darah menuju otak, yang terjadi adalah pengenalan obat ke dalam aliran darah. Heroin diubah menjadi morfin yang meniru tindakan endorphin.
 
Dan jika pengguna berhenti mengonsumsi heroin, ia akan merasakan rasa sakit yang luar biasa, seperti rasa sulit tidur, nyeri otot dan tulang, insomnia, diare dan muntah, keringat dingin, dan kejang kaki (menendang). Rasa tersebut akan memuncak antara 48 sampai 72 jam setelah dosis pemakaian terakhir dan biasanya mereda sekitar 1 minggu. Kondisi seperti itu biasanya disebut dengan sakaw.
 
Apa dampak penyalahgunaan heroin? Baca di sini

Tips Agar Asam Urat Cepat Sembuh



Pernahkah Anda mengalami sensasi sendi-sendi jari, siku dan lutut Anda serasa sangat sakit dan terbakar, terutama di malam hari? Jika Anda sering mengalaminya, kemungkinan Anda menderita asam urat (gout). Ini terjadi ketika konsumsi zat purin yang berlebihan mengakibatkan munculnya kristal-kristal purin di dalam darah yang kemudian mengumpul di sendi, mengakibatkan rasa nyeri yang luar biasa dan mirip dengan gejala rematik.
 
Walaupun sering dikaitkan dengan penyakit orang tua, asam urat jaman sekarang banyak juga yang menyerang orang yang relatif muda, karena gaya hidup dan pola makan kurang sehat.
Terkena asam urat tentunya sesuatu yang menyusahkan, karena sangat mengganggu aktifitas sehari-hari dan membuat Anda susah tidur nyenyak. Lalu, bagaimana caranya agar asam urat tak lagi mengganggu Anda? Tentunya dengan cara mengadopsi cara pengobatan asam urat yang paling manjur.
 
Jenis-jenis Obat Asam Urat
Ketika asam urat Anda makin parah sampai menyerang sendi, biasanya dokter akan meresepkan obat-obatan yang memiliki beberapa fungsi sekaligus; untuk mengurangi kadar kristal dalam sendi, mengurangi peradangan yang diakibatkan penumpukan kristal tersebut, serta mengurangi rasa sakitnya agar Anda tidak begitu tersiksa lagi terutama di malam hari. Selain untuk mengatasi gejala tersebut, ada juga obat yang diresepkan untuk dikonsumsi dalam jangka panjang agar kadar asam urat bisa turun perlahan-lahan.
Berikut adalah beberapa jenis obat umum yang mungkin akan diresepkan dokter ketika Anda didiagnosis menderita asam urat:
  • Obat yang gunanya untuk mengurangi radang terutama pada daerah sendi akibat asam urat, misalnya indometasin (NSAID), naproxen dan prednisone (sejenis kortikosteroid). Indometasin dan naproxen biasanya diminum, sedangkan untuk prednisone ada yang diminum dan ada yang disuntikkan. Khusus untuk indometasin dan naproxen biasanya diresepkan untuk membantu meringankan nyeri sendi yang datang tiba-tiba.
  • Obat yang fungsinya menyetop produksi asam urat dalam tubuh sebelum sempat bermetabolisme, misalnya Allopurinol. Ini adalah obat yang diperuntukkan untuk pengobatan jangka panjang, tetapi jika diminum berlebihan, efek sampingnya adalah kerusakan hati.
  • Obat yang fungsinya mengurangi kadar asam urat dalam darah, misalnya probenesid dan sulfynpirazone. Keduanya membantu menurunkan kadar asam urat dengan cara membuat semakin banyak asam urat keluar lewat air kencing.
Pastikan Anda mengunjungi dokter dan sudah membicarakan rencana pengobatan jangka panjang sebelum mengonsumsi obat-obatan ini, karena semuanya memiliki efek samping yang lumayan parah dan bahkan dapat membuat asam urat bertambah parah jika diminum sembarangan.
 
Kebiasaan untuk Mengimbangi Konsumsi Obat Asam Urat
Ingin agar asam urat Anda lekas sembuh? Jangan hanya mengandalkan obat saja! Pastikan Anda juga melakukan gaya hidup yang baik untuk memastikan agar asam urat tidak lagi mengganggu Anda, misalnya dengan menghindari makanan yang membuat kadar asam urat di dalam darah meningkat karena banyak mengandung purin. Makanan semacam ini contohnya adalah hidangan laut macam kepiting dan udang, ayam, telur, daging merah, hati, otak, jeroan dan protein hewani lainnya. Gula jagung berlebih dan minuman beralkohol seperti bir juga bisa meningkatkan resiko terserang asam urat.
 
Pastikan Anda banyak minum air putih, serta makan banyak buah, sayuran segar dan mengonsumsi protein yang berasal dari sumber non hewan seperti kedelai, jamur, terong.
Agar resiko asam urat semakin turun, pastikan Anda menjaga tubuh berada di berat badan yang ideal (tidak perlu terlalu kurus, asal tak berlebihan). Dengan demikian, Anda bisa mengurangi resiko terserang asam urat agar tak perlu minum obat terus.

Imunisasi Penting di Usia Dini

 

 


Saat bayi keluar dari dalam kandungan ibunya, salah satu hal yang pertama kali dilakukan dan penting bagi kesehatan bayi yang masih belum terbentuk sempurna sistem imunnya adalah vaksin. Jenis vaksin yang harus diberikan pun akan semakin bertambah seiring dengan menguatnya sistem kekebalan tubuh dan pertambahan usia. 
 
Dalam pemberian vaksin, jenis dan jadwal imunisasi anak adalah dua elemen yang sangat penting karena vaksin-vaksin inilah yang akan memberikan ketahanan tubuh pada anak-anak dari serangan penyakit serius yang kebanyakan belum ada obatnya.
 
Beberapa jenis imunisasi wajib bagi bayi dan anak menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) antara lain:
1. Vaksin BCG untuk perlindungan terhadap infeksi tuberculosis. Vaksin ini diberikan sekali sebelum berusia 3 bulan. Selepas usia 3 bulan, vaksin BCG hanya boleh diberikan jika hasil uji tuberculin negatif. Vaksin BCG ini tidak dapat mencegah penyakit TBC, namun dapat mencegah komplikasinya.
2. Vaksin Hepatitis B, segera diberikan sebanyak 3 kali setelah kelahiran bayi, diikuti dengan suntikan yang kedua di usia sebulan, dan terakhir pada bulan ke-3 hingga ke-6. Jika menginjak usia 5 tahun anak belum divaksin Hepatitis B, segera jadwalkan 3 kali pemberian vaksin.
3. Vaksin polio, perlu diberikan pada usia bulan 0, 2, 4, 6, 18, dan usia 5 tahun.
4. Vaksin DTP, yang merupakan tindakan pecegahan terhadap difteri, tetanus, dan pertusis, harus diberikan secara berkala mulai dari usia 2, 4, 6, 18 bulan, 5 tahun hingga usia 12 tahun.
5. Vaksin campak, yang perlu diberikan saat bayi berusia 9 bulan dan saat anak mencapai usia 6 tahun.
 
Kelima jenis vaksin tersebut merupakan jenis vaksin yang utama dan tidak bisa dilewatkan karena jenis penyakit yang berbahaya jika anak sampai terinfeksi.
 
Vaksin apalagi yang penting untuk si buah hati? Baca di sini

Perokok Pasif dan Risikonya



Untuk sebagian orang, khususnya para perokok pasif, rokok adalah musuh terbesar yang tak hanya dihindari. Perokok pasif adalah seseorang yang menghirup asap rokok dari orang di dekatnya yang sedang merokok. Meskipun perokok pasif tak merokok secara langsung, namun seperti perokok aktif, perokok pasif juga memiliki risiko terserang berbagai penyakit yang disebabkan oleh asap rokok.
 
Penelitian menunjukkan bahwa dalam asap tembakau mengandung lebih dari 4.000 senyawa kimia, seperti karbon monoksida yang biasa ditemukan dalam knalpot mobil, kromium yang umumnya digunakan untuk pembuatan besi, sianida yang sering digunakan dalam pembuatan senjata api, formaldehid yang banyak digunakan pada industri kimia, timbal yang merupakan bahan metal yang beracun, dan polonium yang termasuk suatu substansi radioaktif.
 
Karena banyaknya senyawa kimia yang dihirup oleh para perokok pasif, tentu saja penyakit menjadi timbul. Berikut ini beberapa penyakit yang dapat menyerang para perokok pasif:
 
1. Penyakit jantung
Tidak hanya para perokok aktif yang berisiko terserang penyakit jantung, para perokok pasif pun juga memiliki tingkat risiko yang sama.  Hal tersebut dikarenakan setiap napas yang dihirup dan berasal dari asap rokok akan mengganggu pembuluh darah dalam tubuh.
 
2. Penyakit paru
Penyakit paru juga mengintai para perokok pasif karena asap rokok mengandung berbagai senyawa kimia yang dapat membahayakan kondisi paru-paru terutama bagi mereka yang memiliki asma atau PPOK (penyakit paru obstruktif kronik).
 
3. Penyakit kanker
Asap rokok merupakan salah satu faktor utama timbulnya berbagai penyakit, salah satunya kanker paru. Selain itu, benzena yang terkandung dalam asap rokok juga dapat meningkatkan risiko terjadinya leukimia.
 
4. Gangguan pernafasan
Kebanyakan orang saat menghirup asap rokok biasanya akan mengalami batuk. Merokok memang menimbulkan masalah pada pernapasan, tetapi perokok pasif ternyata juga memiliki risiko gangguan kesehatan yang sama, misalnya memperparah asma, sulit bernapas, batuk berkepanjangan, sampai alergi.
 
Merokok merupakan salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit. Merokok tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain di sekitar Anda. Mulailah merubah pola hidup sehat dan rutin olahraga agar terhindar dari berbagai penyakit.

Anoreksia, Pahami Seutuhnya



Anoreksia paling mudah menyerang kejiwaan kelompok usia remaja yang beranjak dewasa. Saat anoreksia sudah bersarang dalam tubuh seseorang, yang pertama terjadi adalah penyerangan terhadap tulang. Ketika dibutuhkan gizi yang cukup bagi tulang di usia remaja, anoreksia malah menggerogoti dan membuat tulang yang harusnya menopang tubuh dewasa menjadi Keropos.
 
Tidak hanya tulang yang jadi sasaran, serangan yang paling mematikan dari anoreksia justru terjadi pada jantung penderitanya. Semakin sedikit gizi dan makanan yang diserap tubuh, semakin lemah otot-otot tubuh termasuk kerja otot jantung. Kerja otot jantung yang tidak maksimal membuat jantung mengecil dan melemah. Detak jantung dan tekanan darah pun semakin melambat dan sirkulasi darah dari dan ke jantung menjadi sangat buruk, menimbulkan gagal jantung akut. 
 
Gejala anoreksia sering diawali dari kegiatan berdiet yang menjadi tidak terkendali. Penderita akan mulai memikirkan makanan, diet, serta berat badan secara terus-menerus dan memengaruhi pandangan diri sendiri terhadap bentuk tubuh. Orang-orang boleh berkomentar bahwa penderita memiliki tubuh kurus, namun yang terjadi adalah penderita akan tetap merasa tubuhnya masih terlalu gemuk.
 
Anoreksia perlu ditangani sejak dini sebelum menjadi tidak terkontrol dan berlangsung seumur hidup. Anoreksia yang terus berkembang pada akhirnya akan berdampak buruk pada kesehatan, menimbulkan osteoporosis, gagal ginjal, dan masalah jantung. Dengan perawatan yang tepat, orang dengan anoreksia dapat segera membaik dan tetap mempertahankan berat badan yang normal.
 
Siapa yang rentan terkena anoreksia? Baca di sini